ENERGI PENYIMPANAN PADA PABRIK PENGGILINGAN PADI KAPASITAS KECIL

Indriyani ., Ari Beni Santoso

Abstract


Aspek penanganan pascapanen sampai pada proses penyimpanan perlu diperhatikan secara serius dalam upaya peningkatan produksi, karena kondisi iklim terutama pada saat musim hujan akan sangat berpengaruh terhadap hasil pengeringan gabah, baik menyangkut rendemen maupun kualitas gabah. Pengembangan teknologi penyimpanan harus terus dilakukan, untuk tetap menjaga kualitas beras yang sudah dikemas. Metode yang digunakan adalah dengan metode survei langsung ke Pabrik Penggilingan Padi Kapasitas Kecil. Pemilihan lokasi pada penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) Energi penyimpann PPP-KK lebih efisien bahkan persentase beban operasionalnya mencapai 127,99 % karena PPP-KK menggunakan energi terkecil. Rerata energi penyimpanan PPPKK 10,45 kJ/kg dan rerata efisiensi energi peyimpanan PPP-KK 224,69 kJ/kg. Analisis rerata efisiensi energi penyimpanan yang didapatkan pada PPP-KK, karena pengoperasionalannya lebih banyak menggunakan energi manusia dengan kapasitas beban operasional lebih besar dari kapasitas beban maksimum. Kata kunci: Energi Penyimpanan, Pabrik Penggilingan Padi Kapasitas Kecil, Energi Manusia, Energi Motor, Kapasitas Beban Maksimum

Full Text:

PDF (Indonesia)

References


Abdullah, K. (2010). Energi dan Listrik Pertanian. JICA-DGHE/IPB Project/ ADAET. IPB.

Bogor.

Adang K. (2010). Analisis Beban Kerja Operator Mesin Polisher ICHI pada Proses

Penggilingan Padi Berdasarkan Recommended Weight Limit (RWL) Sebagai Upaya

Peningkatan Produktivitas dan Keselamatan Kerja, Orasi Ilmiah, Jurusan Teknik dan

Manajemen Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan Bandung.

Chamsing, A., V.M. Salokhe, dan G. Singh. (2010). Energy Comsumption Analysis for Selected

Crops in Different Regions of Thailand. Agricultural Engineering International: CIGR

Ejournal, Volume VIII page 120.

Cervinka, V. (2010). Fuel and Energy Efficiency dalam Handbooks of Energy Utilization in

Agricultural. Pimentel, D. CRC. Press, Inc. Boca Raton, Florida. USA.

Fluck, R.C. (2010). Energy in Florida Agriculture, downloadable matter,

http://edis.ifas.ufl.edu/EH/EH 17900.pdf. Diakses pada tanggal 24 Mei 2012.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), 2010. Menggantikan Solar, Sekam Bisa Diubah

jadi Sumber PLTD, http://www.energi.lipi.go.id. Media Indonesia (1 September 2003).

Diakses pada tanggal 20 Mei 2012.

Setyono A. (2010). Perbaikan Teknologi Pascapanen Dalam Upaya Menekan Kehilangan Hasil

Padi. Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.

Subang.

Singh, H., D. Mishra, dan N.M. Nahar. (2002). Energy Use Pattern in Production Agriculture of

Typical Village in Arid Zone India – Part I. Energy. Convers. Manag.

Thahir R. (2010). Revitalisari Penggilingan Padi Melalui Innovasi Penyosohan, Mendukung

Swasembada Beras dan Menghadapi Persaingan Global, Badan Penelitian dan

Pengembangan Pertanian, Orasi Pengukuhan Profesor Riset Bidang Teknologi

Pengolahan Hasil (Teknologi Pascapanen) Departemen Pertanian. IPB. Bogor


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT