STUDI COMPARATIVE : GAYA KEPEMIMPINAN, BEBAN KERJA DAN MOTIVASI PERAWAT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MUTU PELAYANAN DI UNIT PELAYANAN KESEHATAN

Enok Sureskiarti, Fatma Zulaikha, Ery Murniasih

Abstract


Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama dituntut untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan terjangkau. Tujuan peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah untuk menjalin hubungan yang baik dengan pasien agar pasien tetap loyal kepada Puskesmas1. Perawat merupakan salah satu tim pelayanan kesehatan terbesar yang dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan di unit pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan perawat adalah faktor internal yaitu motivasi. Semakin tinggi motivasi seseorang maka semakin kuat pula dorongan untuk bekerja lebih keras sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Selain faktor internal, kinerja perawat juga dipengaruhi oleh faktor eksternal antara lain faktor beban kerja perawat dan kepemimpinan unit organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan studi banding pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Long Ikis Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 perawat yang bekerja di Puskesmas Long Ikis dengan sebaran 19 perawat di Puskesmas Utama dan 16 perawat di 14 Puskesmas Kelurahan Paser. Uji bivariat untuk motivasi dan beban kerja perawat menggunakan uji chi-qure dengan hasil sebagai berikut untuk beban kerja P = 0,458. Artinya tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kualitas pelayanan keperawatan, untuk Faktor Motivasi diperoleh hasil p = 0.032 yang berarti p <α (0.05) dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi perawat dengan kualitas. pelayanan kesehatan di Puskesmas Long Ikis. Sedangkan untuk faktor kepemimpinan diuji dengan regresi linier dengan hasil Gaya Kepemimpinan Transformasional tidak berhubungan secara signifikan dengan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Long Ikis dengan thitung <ttabel (-1,273 <2,025) pada signifikansi 5% dan koefisien korelasi (r ) 0,216; (3) Gaya Kepemimpinan Transaksional tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Long Ikis dengan nilai thitung <ttabel (0,803 <2,025) pada signifikansi 5% dan koefisien korelasi (r) 0,238. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara motivasi perawat dengan kualitas pelayanan dan tidak ada hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dan gaya kepemimpinan terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Long Ikis Kalimantan Timur.

 

Kata kunci:Gaya kepemimpinan, motivasi, beban kerja, kualitas layanan


Full Text:

PDF (Indonesia)

References


Al-Assaf. (2009). Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: EGC.

Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian;Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.

Baharuddin, F. A. (2019). Pengaruh Kualitas Perawat dan Sarana Prasarana Terhadap Askep Melalui Motivasi kerja di RSUD Trikora Salakan Sul-Teng. Journal of Management, 2.

Bahtiar, S. (2017). Manajemen Keperawatan dengan Pendekatan Praktis. Tasikmalaya: Erlangga.

Bogar, d. (2018). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transaksional dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Komitmen Organisasi dan Organisasi Citizenship Behavior (Studi Pada Pegawai Kanotr Sekretariat Dewan Kabupaten Siau Tagulanda-Baro). Jurnal EMBA , 231-240.

Bustami. (2011). Penjamin Mutu Pelayanan Kesehatan dan Akseptabilitasnya. Jakarta: Erlangga.

Depkes. (2019). Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Devintasary, F. (2016). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kepemimpinan Transaksional Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Quality Of Work Life Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Rumah Sakit di Kabupaten Temanggung). Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia: Skripsi, tidak dipublikasikan.

Fatimah, W. &. (2016). Pengaruh Kepimpinn dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasaan Kerja Perawat Jalan Rumah Sakit Islam Harapan Anda Tegal. Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol.4, Nomor 3, 614 - 620.

Fauzan, M. (2017). Pengarus Stress dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Perawat. Wawasan Manajemen, 89-106.

Gilles, D. A. (2006). Manajemen Keperawatan;Suatu Pendekatan Sistem. Edisi kedua. Philadephia: W.B Saunders.

Gurusinga, W. (2017). Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan dengan Motivasi Kerja Perawat Pelaksana di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam. Jurnal Kesehata Masyarakat, 8-15.

Hamda, W. (2016). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Mutu Pelayanan Keperawatan di Puskesmas Katobu Kabupaten Muna Tahun 2016. HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH RESEARCH AND DEVELOPMENT, 65-72.

Hasibuan, M. S. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.

Insani, A. (2015). Analisis Pengukuran Gaya Kepemimpinan (Studi kasus pada perusahaan kerajinan Palupi Craft). Semarang, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia: Skripsi, tidak dipublikasikan.

Koesmono, T. H. (2016). Pengaruh Kepemimpinan dan Tuntutan Tugas Terhadap Komitmen Organisasi dengan Variabel Moderasi Motivasi Perawat Rumah Sakit Swasta Surabaya. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol 2, 1-6.

Muninjaya, A. (2004). Manajemen Kesehatan Edisi 2. Jakarta: EGC.

Nurhayati, T. (2012). Hubungan Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja. Jurnal Edueksos, Vol 2, 77-92.

Panjaitan, H. (2015). Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Paramedis dan Dampaknya Pada Mutu Pelayanan di RSUD Pasuruan. Jurnal Riset Ekonomi & Bisnis, 10, (2), 62-72.

Pratiwi, H. A. (2016). Implentasi Sistem Manajemen Mutu Pelayanan Keperawatan Melalui Kepemimpinan Mutu Kepala Ruangan. Ners, 1-6.

Priansa, S. d. (2011). Manajemen SDM dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Riandi. (2018). Hubungan Mutu Peayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Wonorejo Samarinda. Skripsi tidak dipublikasi. Samarinda: Fakultas Ilmu Kesehatan UMKT.

S.Suarli, Y. B. (2017). MANAJEMEN KEPERAWATAN dengan Pendekatan Praktis. Tasikmalaya: EMS ERLANGGA MEDICAL SERIES.

Suwatno, D. J. (2011). MANAJEMEN SDM dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: ALFABETA.

Taekab, e. (2019). Analisis Persepsi Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Puskesmas dan Hubungannya dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Lelayang Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol 7, No 1, 31-40.

Tirtaputra, S. (2017). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Pada UPT Kesmas Sukawati II. E-Jurnal Manajemen Unud, 5, (4), 2080-2107.

Y, I. (2015). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Manajemen Konflik Manajer Perum Peruri. Jakarta, Universitas Indonesia, Indonesia: Tesis, tidak dipublikasikan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT