KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (Analisis Dalam Perspektif Hukum Dan Kebiasaan Masyarakat Desa)

Idham ., Novi Puspita Sari, Siti Ayunah

Abstract


Kekerasan”dalam rumah tangga merupakan perkara dengan multi dimensi baik penyebabnya maupun penyelesaiayan karena terdapat ruang lingkup pidana dan perdata bahkan kekarasan di dalam rumah tangga seringkali dianggap hal biasa bagi masyarakat pedesaan. Maka sebab itu dibutuhkan suatu media di dalam sistem yang dapat mengakomodasi penyelesaian. Permalasahan dalam penelitian ini adalah kekerasan dalam rumah tangga menurut hukum positif dan korelasi kekerasan dalam rumah tangga ditinjau dari kebiasaan pada masyarakat desa.Jenis dan sumber data yang digunakan adalah jenis data sekunder dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi lapangan di Pekon Panutan Kec. Pegelaran Kab. Pringsewu dan studi dokumen, berupa peraturan perundang-undangan, buku-buku, jurnal, makalah, artikel, dan lain lain analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan analisis deskriptif analitis dengan menggunakan pola pikir deduktif.” Kesimpulan bahwa pelanggaran terhadap Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dikategorikan sebagai tindakan yang dilarang dan dikategorikan sebagai tindak pidana yang pelakunya patut dihukum. Kriteria tindak kekerasan terhadap istri yang dianggap sebagai tindak pidana yaitu kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran. Rendahnya pengetahuan pada masyarakat desa dan faktor budaya atau adat, kekerasan dalam rumah tangga sebagai dianggap hal yang biasa.

Kata Kunci: Kekerasan, Rumah, Tangga.


Full Text:

PDF (Indonesia)

References


Elli N Hasbianto, Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Potret Muram Kehidupan Perempuan

Dalam Perkawinan. Makalah Disajikan pada Seminar Nasional Perlindungan Perempuan

dari pelecehan dan Kekerasan seksual. UGM Yogyakarta, 6 November 1996

Hasbianto, Elli N, Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Potret Muram Kehidupan Perempuan

Dalam Perkawinan. Makalah Disajikan pada Seminar Nasional Perlindungan Perempuan

dari pelecehan dan Kekerasan seksual. UGM Yogyakarta, 6 November 1996.

Harkristuti Harkrisnowo, “Domestic Violence (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) Dalam

Perspektif Kriminologis Yuridis,” Jurnal Hukum Internasional 1, no. 4 (2004

Johan Galtung, The True World: A Transnational Perspective. New York: The Free Press, 1980,

hlm. 67. Lihat juga penjelasannya dalam Mohtar Mas’oed, et.al (eds.),

Komnas Perempuan, Kerentananan Perempuan terhadap Kekerasan Ekonomi dan Kekerasan

Seksual: di rumah, institusi pendidikan dan lembaga negara,Catatan KTP tahun 2008,

Jakarta: Komnas Perempuan, 2009.

Muhammad, Husein., Kekerasan terhadapPerempuan Perspektif Islam, Makalah disampaikan

dalam seminar yang diselenggarakan di PSW STAIN Pekalongan, 28 November 2005

Mohammad Kemal Dermawan, Op. Cit., hlm. 7.32-7.33 (penjelasan lanjut, lihat Hasil Tim

Perumus Kelompok Kerja Usulan RUU-KDRT, Rancangan Undang-Undang Kekersan

Dalam Rumah Tangga, yang diperbanyak oleh Mitra Perempuan, Juli 1999.

Mohtar Mas’oed, et.al (eds.), Kekerasan Kolektif: Kondisi dan Pemicu. Yogyakarta: P3PK

UGM, 2000, hlm. 4

Muhsin, Aminah Wadud, Quran Menurut Perempuan: Membaca Kembali Kitab Suci Dengan

Semangat Keadilan, terj. Abdullah Ali, Jakarta: Serambi, 2006.

Mulia,Siti Musdah, Kekerasan dalam rumah tangga; Perpeksif Agama-Agama. Jakarta, 2004.

Munir, Lily Zakiyah, "Domestic Violence in Indonesia," Muslim World Journal of Human

Rights: Vol. 2. No. 1, Article 5 (2005).

Nyoman Serikat Putra Jaya, Relevansi Hukum Pidana Adat Dalam Pembaharuan Hukum

Pidana Nasional (Bandung: Citra Aditya Bakti, 2005).

Rofiq, Ahmad, Fiqh Kontektual. Dari Normatif ke Pemaknaan Sosial, cet. 1, Yogyakarta:

Pustaka Pelajar, 2004.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT