WORKSHOP SOSIALISASI KOMUNIKASI S.B.A.R PADA PERAWAT

Enok Sureskiarti, Rusni Masnina, Tri Wijayanti, Fatma Zulaikha, Maridi M

Abstract


Komunikasi yang tidak efektif akan menimbulkan risiko kesalahan dalam pemberian asuhan keperawatan. Sebagai contoh kesalahan dalam pemberian obat ke pasien, kesalahan melakukan prosedur tindakan perawatan. Mencegah terjadinya risiko kesalahan pemberian asuhan keperawatan maka perawat harus melaksanakan sasaran keselamatan pasien : komunikasi efektif di Instalasi Rawat Inap. Komunikasi efektif dapat dilakukan antar teman sejawat (dokter dengan dokter/ perawat dengan perawat) dan antar profesi (perawat dengan dokter). Kualitas suatu rumah sakit sebagai institusi yang menghasilkan produk teknologi jasa kesehatan sudah tentu tergantung juga pada kualitas pelayanan medis dan pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasien, komunikasi efektif dalam praktik keperawatan profesional merupakan unsur utama bagi perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan dalam mencapai hasil yang optimal. Kegiatan keperawatan yang memerlukan komunikasi efektif adalah saat serah terima tugas (handover) dan komunikasi lewat telepon, Pengabdian Masyarakat ini adalah suatu bentuk Workshop Komunikasi SBAR ( Situation, Bacground, Assesment, Recomendation) pada perawat Di ruang Melati RSUD Abdul Wahab Syahranie yang dilaksanakan pada tanggal 12-13 Febuari 2019 yang diikuti oleh 31 perawat.

Kata kunci: Komunikasi. SBAR, Perawat


Full Text:

PDF (Indonesia)

References


Nursalam. 2011. Manajemen Keperawatan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional.

Jakarta : Salemba Medika

Rostandi Purba, Juli. Achmad fathi. 2012. Jurnal Gaya Kepemimpinan dan Manajemen Koflik

Kepala Ruangan di Instalasi Rindu A RSUP H. Adam Malik Medan

Sugiharto, A. S, Dkk. 2012. Manajemen Keperawatan Aplikasi MPKP di Rumah Sakit. Jakarta:

EGC

Alvarado, K., Lee, R., Christoffersen, E., Fram, N., Boblin, S., Poole, N., et al. (2006). Transfer

of acountability: Transforming shift handover to enhance patient safety. Health Care

Quarterly. Special Issue (9), 75 – 79.

Cahyono. (2008). Membangun budaya keselamatan pasien dalam praktek kedokteran.

Yogyakarta: Kanisius

Calalang, V. H., & Javier. (2010). Standards of effective communication. Dari

http://www.bellaonline.com/articles/art46170.asp di akses 18 April 2014

Clancy. M.C., & Collins, B. A. (2005). Focus on patient safety: Patient safety in nursing practice.

Journal of Nursing Care Quality. 20 (3), 193 – 197.

Clark, E., Squire, S., Heyme, A., Mickle, M. E., Petrie, E. (2009). The PACT project: Improving

communication at handover. Journal of Advance Management, 190(11), 125 – 127.

Howarth, T., & Hyde, G. (2008). Developing and implementing new clinical communication

practices: changing the nursing handover. Dari

http://www.changechampions.com.au/resource/Gerard_Hyde.pdf. di akses 18 April 2014.

Keliat,Budi Anna. 2009. Pedoman Pelayanan Keperawatan Profesional, Jakarta : EGC

Nursalam. 2015. Manajemen Keperawatan, Aplikasi dan Praktik Keperawatan Profesional, Edisi

Jakarta: Salemba Medika)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT