ANALISIS EFISIENSI ALAT PENYULINGAN MINYAK NILAM (PATCHOULY OIL ) DENGAN PROSES KAPASITAS KERING 30 KG PER JAM

INDRIYANI INDRIYANI

Abstract


Minyak Nilam (patchouly oil).) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri/minyak nilam. Minyak nilam merupakan salah satu komoditas ekspor minyak atsiri lainnya. Minyak nilam ini menyumbang sekitar 50% dari total nilai ekspor minyak atsiri. Untuk mendapatkan minyak nilam proses produksi dilakukan dengan cara penyulingan. Proses penyulingan ini dilakukan untuk memisahkan air/minyak yang terkandung didalam nilam. Dalam proses penyulingan minyak nilam terdiri dari bagian yang utuma adalah bahan yang digunakan, bahan bakar, dapur, ruang pemanas dan ruang pendingin. Pembakaran merupakan suatu proses pensenyawaan antara unsur-unsur bahan bakar dengan zat asam (berasal dari udara) disertai dengan keluarnya kalor. Kalor yang dilepaskan ini akan sebanding dengan banyaknya unsur-unsur yang terkandung dalam bahan bakar. Setiap unsur mengeluarkan kalor yang berbeda. Dalam perencanaan ini yang digunakan sebagai bahan bakar adalah kayu dengan berat jenis 0,70% dengan komposisi kimia sebagai berikut:   C= 38,90 - 53,50 %;  H= 5,80 - 6.30 %. Ο = 40,30 - 44,60 %. Perencanaan unit penyulingan minyak nilam ini, proses dimulai dari perhitungan perpindahan panas dari bahan bakar dapur, ruang. Pemanas dan ruang pendingin (kondesor) dalam satu jam produksi. Dalam hal ini bahan baku yang digunakan adalah nilam dengan kapasitas 30 kg/jam nilam kering yang masih mengandung kadar air/minyak 30 % standar dari nilam siap untuk diproses. Penggunaan bahan bakar disesuaikan dengan jenis bahan bakar yang digunakan. Bentuk dapur harus efisien agar panas yапg dihasilkan dapat maksimal. Ruang pemanas di sesuaikan dengan kapasitas produksi.

Keywords :  distillation tools, processing capacity, combustion, refining, space heater, cooling room


Full Text:

PDF

References


Ayatullah, Septa, 2012, Resume dari Penelitian "Kualitas Minyak Nilam sebagai Tanaman Sela pada Areal Lahan Hutan Rakyat di Desa Cibojong, http://septa-ayatullah.blogspot.com/2009/04/resume-dari-penelitian-kualitas-minyak.html, (diakses pada 27 Januari 2012).

Budianto, A. & R, Lilis, 2012, “Ekstraksi Minyak Nilam Menggunakan Destilasi Uap”, Jurnal IPTEK, Vol.5, No. 1: 66-71.

Dale H. Besterfield, 2014, Quality Control, Prentictice – Hall International, Inc, New Jersey.

Kardinan, Agus, 2015, Tanaman Penghasil Minyak Atsiri, Komoditas Wangi Penuh Potensi, PT Agro Media Pustaka, Tangerang.

Montgomery, Douglas C., 2012, Pengantar Pengendalian Kualitas Statistik, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Nurlelasari, 2013, Peningkatan Kadar Patchouli Alkohol Pada Minyak Nilam Melalui Teknik Kultur Jaringan, Universitas Padjajaran, Bandung.

Nuryani,Y., 2014, Karakteristik Minyak Nilam Hasil Fusi Protoplas Antara Nilam Aceh dengan Nilam Jawa, http://minyakatsiriindonesia.wordpress.com/atsiri-nilam/yang-nuryani. (diakses Pada 27 Januari 2014).

Rukmana, Rahmat, 2014, NILAM, Prospek Agribisnis dan Teknik Budi Daya, KANISIUS. Yogykarta.

Tri Marwati dan Hernani, 2016. Peningkatan Mutu Minyak Atsiri melalui Proses Pemurnian, Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian, Disampaikan pada Konferensi Nasional Minyak Atsiri.

Yanyan F.N, Ahmad Zainuddin dan Dadan Sumiarsa, 2014. Peningkatan Kadar Patchouli Alkohol dalam Minyak Nilam dan Denuatisasi Komponen Minornya. diakses 22 Januari 2014 (http;//minyak atsiriindonesiawordpress.com/atsirinilam/yanyan-f.n-dkk).




DOI: http://dx.doi.org/10.24967/shs.v2i2.310

Refbacks

  • There are currently no refbacks.